Desa Wonorejo Timur
Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur
Sinergi Lintas Sektor: Pemdes Wonorejo Timur dan KUA Mangkutana Perkuat Basis Data Hingga Program Inovasi
WONOREJO TIMUR – Pemerintah Desa (Pemdes) Wonorejo Timur menerima kunjungan strategis dari jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mangkutana pada Kamis (23/4/2026). Pertemuan yang berlangsung hangat ini menjadi ajang sinkronisasi data keagamaan sekaligus ruang kolaborasi program pemberdayaan masyarakat. Rombongan KUA Mangkutana yang terdiri dari penyuluh agama dan staf administrasi tersebut disambut langsung oleh Sekretaris Desa Wonorejo Timur, Joni Tri Sulasmono, atau yang akrab disapa Mas Carik.
Agenda utama kunjungan ini adalah pemutakhiran data sosial keagamaan di wilayah Wonorejo Timur. Dalam diskusi yang berlangsung dinamis, kedua pihak sepakat untuk mempercepat beberapa program krusial, di antaranya usulan sertifikasi wakaf tanah masjid dan musholla dari sertifikat individu menjadi sertifikat wakaf demi kepastian hukum. Lanjutan pendaftaran E-MIS bagi lembaga TPA (Taman Pendidikan Al-Qur'an, serta pengembangan sistem informasi pelayanan berbasis geospasial serta penguatan literasi melalui perpustakaan masjid.
Menariknya, pertemuan ini tidak hanya membahas urusan administratif keagamaan. Mas Carik memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan dua inovasi unggulan desa: Bank Sampah Andalan dan Perpustakaan Pancasona. Inisiatif ini mendapat sambutan positif dari tim KUA. Diskusi yang semula formal berubah menjadi antusias ketika para pegawai KUA menyatakan ketertarikannya untuk terlibat langsung.
"Kami sangat mengapresiasi antusiasme rekan-rekan KUA. Selain fokus pada data keagamaan, kami juga menawarkan integrasi program lingkungan dan literasi. Hasilnya luar biasa, beberapa pegawai KUA bahkan tertarik untuk mendaftar sebagai nasabah Bank Sampah dan anggota perpustakaan desa kami," ujar Mas Carik.
Melalui pertemuan ini, Pemdes Wonorejo Timur dan KUA Mangkutana membuktikan bahwa koordinasi antarlembaga dapat melahirkan solusi yang komprehensif, mulai dari legalitas rumah ibadah hingga membangun kesadaran ekologi di tengah umat.


